HTML

HTML

Selasa, 18 April 2017

Welcoming Party PPI Hannover

HAMBURG , 16 April 2017-PPI Hannover telah menyelenggarakan acara “Welcoming Party“ dalam rangka menyambut kedatangan para mahasisiwa baru di Hannover. Lebih dari 80 mahasiswa Indonesia hadir dalam acara tersebut, diantaranya adalah para mahasiswa baru yang diterima diberbagai perguruan tinggi di Hannover,sabtu.
Konsul Jenderal RI Hamburg, Sylvia Arifin, menghadiri dan menyampaikan sambutan pada acara yang sudah menjadi tradisi kegiatan PPI Hannover setiap menghadapi semester musim panas.. Kesempatan tatap muka dengan mahasiswa ini juga dimanfaatkan dengan menyelenggarakan pelayanan masyarakat melalui `Warung Konsuler`.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal mengatakan bahwa tugas utama sebagai mahasiswa adalah belajar dan menyelesaikan studi dengan tepat waktu serta menegaskan mengenai pentingnya bagi para mahasiswa untuk segera Lapor Diri yang kini dapat dilakukan secara online. Manfaat dari Lapor Diri antara lain Perwakilan dapat memberikan pelayanan dengan cepat dan tepat, terutama ketika dalam keadaan darurat. Oleh karena itu, Konsul Jenderal menegaskan agar para mahasiswa jangan sungkan menghubungi KJRI Hamburg manakala dihadapkan pada permasalahan.
Konsul Jenderal mengingatkan bahwa sebagai Duta Bangsa, para mahasiswa diharapkan senantiasa meningkatkan citra positif bangsa dan negara Indonesia. KJRI mengharapkan kerjasama dan dukungan diaspora, termasuk PPI yang selama ini turut mempromosikan keragaman seni dan budaya Indonesia.
Pada akhir sambutan, Konsul Jenderal menyambut baik berbagai program kegiatan yang dipaparkan oleh Ketua PPI Hannover dengan harapan agar PPI Hannover dapat tumbuh berkembang sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi antar mahasiswa.
Sementara pada kesempatan paparan mengenai kekonsuleran, KF Protokol dan Konsuler KJRI Hamburg menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh para mahasiswa khususnya mahasiswa baru dalam kaitannya dengan urusan kekonsuleran, yaitu pada saat ketibaan (Lapor Diri), selama studi (menjaga fisik paspor dengan baik, masa berlakunya paspor dan visa) dan pada saat akan kembali ke Indonesia seusai menyelesaikan studinya (melaporkan kepulangan).
KF Protokol dan Konsuler juga menjelaskan mengenai mekanisme pelaporan melalui LAPOR (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat), Safe Travel dan e-Perlindungan Kemlu sebagai bagian upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan dan perlingan yang lebih baik. Mengulangi seruan Konsul Jenderal, para mahasiswa diminta untuk segera Lapor Diri dan pada hari itu tercatat  23 mahasiwa baru telah melakukan Lapor Diri pada kesempatan Warung Konsuler.
(Daniel) MHI 
(sumber: KJRI Hamburg)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Postingan Terupdate

Gelar Konferensi Pers Operasi Tangkap Tangan, KPK Tetapkan Bupati Bekasi, Kades Sukadami Dan Kontraktor Resmi Menjadi 'Tersangka!'

JAKARTA , MEDIA HUKUM INDONESIA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Konferensi Pers terkait penangkapan terduga Tindak Pidana Ko...

HUKUM - KRIMINAL


POLITIK - KEPEMERINTAHAN


SAINT - TEKHNOLOGI