HTML

HTML

Rabu, 22 Januari 2020

TNI Menggelar "Border Bench Monitoring Patrol" diPapua


PAPUA, MHI - Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Pos Kalipay yang di pimpin oleh Wadan Satgas Yonif Raider 300/Bjw, Kapten Inf Kenedi Tinambuan Melaksanakan Patroli Patok Perbatasan RI-PNG MM4.1 Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua pada Senin (20/01/2020).
Hal tersebut yang di laporkan Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno pada Media Hukum Indonesia dan Koran Republik dalam release tertulisnya di Kab. Keerom. Selasa (21/01/2020) bahwa ,"Patroli patok kali ini merupakan patroli patok yang kedua kalinya bagi Pos Kalipay selama berjalannya Satgas yonif Raider 300/Bjw, patroli patok dipimpin langsung oleh Wadan Satgas Yonif Raider 300/Bjw, Kapten Inf Kenedi Tinambunan, yang bertujuan untuk memastikan keberadaan patok MM4.1 sesuai dengan koordinat yang telah di serah terimakan dan mengecat ulang patok tersebut agar terlihat lebih indah serta membersikan rumput-rumput yang tumbuh liar di sekitaran patok,"Kata Letkol Inf Ary Sutrisno dalam release tertulis.


Didalam pelaksanaan patroli tersebut Satgas yonif Raider 300/Bjw banyak melewati medan yang beragam mulai dari tanjakan dan jalan yang menurun, semak belukar, rawa-rawa serta melintasi beberapa anak sungai, akan tetapi hal tersebut bukanlah masalah bagi anggota Satgas dalam melaksanakan tugas patroli yang di pimpin langsung oleh Wadan Satgas.

Setelah sekitar kurang lebih 4 (empat) jam perjalanan, anggota yang melaksanakan patrolipun tiba di patok MM4.1 kemudian dilanjutkan dengan pembersihan sekitar patok yang telah di tumbuhi rumput liar dan ilalang, sedangkan sebagian lainnya melaksanakan pengecetan patok serta penggantian bendera agar patok tersebut terlihat bagus dan terawat.

Cegah Pergeseran Patok


Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno menyampaikan penekanan kepada Pos yang memiliki tanggung jawab, dengan menginstruksikan bahwa,"Patok harus di jaga dengan benar, baik untuk keberadaannya apakah sesuai dengan posisi atau koordinatnya dan melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan terhadap patok tersebut,"Tegasnya

"Kegiatan ini harus dilaksanakan untuk mencegah adanya pergeseran patok batas, karena hal ini dapat mengakibatkan kerugian bagi negara karena apabila ada pergeseran patok ke arah Indonesia akan memperkecil wilayah Negara Indonesia", Terang Ary Sutrisno pada Awak Media.

(DS/NS) MHI LOGO MEDIA HUKUM INDONESIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Postingan Terupdate

BNPB Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 hari Usai Aktivitas Vulkanik Pada Gunung Ruang Meningkat Dan Meletus

JAKARTA, MHI - Terjadi Peningkatan Aktivitas Gunung Api Ruang dari Level II (WASPADA) menjadi Level III (SIAGA) di Kabupaten Sitaro, Provins...

Postingan Terkini

Pilihan Redaksi